Memberi Nasihat Tanpa Menggurui

Bisakah kita menjadi manusia yang pandai memberi nasehat secara tepat kepada orang lain saat dibutuhkan? Umumnya manusia bisa menyampaikan nasihat , bahkan ada orang yang mendedikasikan hidupnya sebagai penasehat pada bidang yang ditekuninya. r

Tetapi tidak semua orang suka dengan nasehat, terlebih ketika yang memberikan nasehat dipandang 'tak seharusnya ngasih saran macam macam' meski nasehat yang disampaikan punya maksud baik. Yuk kita analisis cerita menarik ini agar kita tak terjebak sebagai orang yang dipersalahkan ketika memberi saran pada sahabat, teman atau lainnya. 

Alkisah , ada seorang gadis tunggal, putri seorang saudagar yang kaya raya. Selain diberi paras yang cantik dan manis, gadis itu juga dikenal sangat jenius, alim dan rajin membantu siapa saja yang membutuhkan.

Suatu hari dia berkonsultasi pada seorang penasehat, di depan penasehat pribadi ini ia mengatakan kalau akhir akhir rasanya hidupnya jadi serba salah. Apapun yang dilakukan olehnya selalu dianggap kurang oleh ayah kandungnya. Tiap hari pasti kena marah, bahkan nilai terbaik dalam ujian pun masih dianggap kurang. 

Sang penasehat kemudian memberikan jawaban, "jangan pikirkan semua kata kata ayahmu, yang terpenting lanjutkan apapun yang menjadi keinginanmu saat ini. Abaikan saja tiap kritik atau kemarahan yang dilakukan oleh ayah"

Menurut pembaca, apakah nasehat itu sudah benar, benarkah seorang anak harus mengabaikan perilaku ayahnya sendiri karena bertentangan dan selalu mencari cari kesalahan? 

Sekilas nasehat itu mungkin benar, tetapi bagi penasehat yang lebih bijak maka memberi nasehat dengan meminta melupakan ayah sama saja membuat kerugian. Seburuk apapun sikap seorang ayah, pastinya dia punya sisi baik atau sisi positif. 

Sisi baik yang dimiliki oleh ayah mungkin saja telah membuat ibu dari gadis itu memilih untuk menjalin rumah tangga dengannya, sisi baik itu bisa semangat kerja keras seorang ayah dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai keluarga.

Dari landasan ini maka ketika gadis yang serba bisa ini diminta untuk melupakan ayah maka sama saja mengantarnya ke jurang kehancuran. Dengan sangat bijak , penasehat lain meminta ia untuk lebih memahami ayahnya. 

Ia memberitahukan bahwa kemungkinan besar ayahnya adalah seorang yang membutuhkan tambahan sikap respek, anda sebagai seorang anak harus belajar menyampaikan rasa terima kasih meski orang tua tak pernah memintanya. 

Sebagai anak, anda harus lebih bisa menghargai ayah, menyambut ayah dengan senyum keceriaan dan mengucapkan selamat saat ayah melakukan tindakan positif. 

Penasihat ini pun menambahkan, berikan pujian secara tulus pada ayahmu, jangan pernah menunggu besok atau nanti, namun rangkailah kata kata terbaik yang paling tulus untuknya. Pastikan kamu selalu menyatakan jika ayahmu adalah pria hebat, yang sukses dan salah satu suami terbaik di dunia. 

Mungkin pujian akan terasa gombal atau aneh, namun pujian seorang anak pada ayahnya ataupun ibunya sejatinya lebih penting dibandingkan pujian pada pacar/kekasih yang belum jelas bagaimana tingkat kebaikan yang mereka miliki. 

Nasehat yang penuh cinta seperti air  yang terus menetes hingga meluluhkan bebatuan, semua nasehat yang lahir dari ketulusan meski awalnya mendapatkan pertentangan, terasa kaku untuk dijalankan pada akhirnya menjadi daya yang mengubah segalanya menjadi lebih bermakna. 

Ayah killer, galak, super protektif dan serba mengatur tak akan menjadi masalah selama kita memahami bahwa beliau punya tujuan yang baik. Kita hanya perlu sedikit mengerti dan terus menambahkan pemahaman bahwa ayah tak selayaknya dilupakan kawan. 

Bila berkenan bisa membagikan tulisan ini ke sahabat sahabat yang anda cintai, Terima kasih telah hadir di situs web ini www.gagal.id, website kecil sebagai sarana berbagi untuk hal hal yang berguna bagi semua orang. 

100 Orang Sudah Membaca Ini

Tabungan yang paling menguntungkan

Saat anda bertanya sebenarnya tabungan yang paling menguntungkan seperti apa, karena hampir semua bank menyatakan jika produk tabungan yang...

Order Jasa Kami? Cantumkan No HP dan Rincikan Rencana Anda

Nama

Email *

Pesan *