7 Cara Untuk Menghilangkan Kesedihan dan Duka Lara

Hallo sahabat www.gagal.id... semoga kabar baik selalu menyertai hidup anda. Pada kesempatan yang penuh semangat ini ijinkan saya menulis tujuh cara yang dapat kita lakukan ketika kesedihan melanda hidup kita. Inilah yang bisa kita lakukan saat kita benar benar sedang bersedih ; 

Pertama, mengenang kembali prestasi terbaik yang pernah kita capai pada masa sebelumnya. Kenangan positif diyakini oleh para ahli sebagai obat yang cukup efektif untuk mengobati hati yang sedang galau. Kita bisa membayangkan kembali saat saat menerima penghargaan atau pujian yang paling tulus dari orang orang dekat, bayangkan betapa saat itu kita bisa begitu hebat dan bayangkan kembali senyum orang orang yang kita cintai pada saat keberhasilan itu tercapai. 

Kedua, Tengadahkan muka anda ke atas lebih banyak dan lebih sering. Pandanglah langit saat pagi atau tataplah lekat lekat suasana senja yang teramat indah. Para ahli kepribadian memberi saran bagi mereka yang sedang bersedih untuk lebih banyak mengarahkan pandangan ke langit atau ke tempat yang lebih tinggi. 

Walau sulit coba tersenyumlah , karena pada posisi seperti itu kita akan sulit untuk menangis. Sebaliknya jika kita lebih banyak menundukkan kepala, merenung dan menyesali segala hal membuat kita jadi sangat bersedih maka duka lara yang kita derita jadi bertambah dan mendatangkan rasa hampa. Ubah pandangan dan sikap tubuh mulai saat ini dan lihatlah bahwa harapan selalu tersedia untuk kebaikan kita pada masa masa selanjutnya. 

Ketiga, Berkunjunglah ke panti asuhan, baik itu panti jompo, yatim piatu atau yayasan yang bergerak di bidang kemanusiaan. Kita kadang lupaakan hal ini, padahal kita masih bisa berjalan sementara ada jutaan orang yang tak punya kaki, mereka masih bisa tersenyum dan menikmati hidupnya dengan semangat luar biasa. 

Kita tahu bahwa saat sedih memang air mata terusmengalir, tetapi sadarkah kita ada berapa juta orang yang tak memiliki mata dan mereka tegar dalam menghadapi hidupnya. Sudahkah kita menyadari bahwa hidup itu tercipta sangat indah, kita bersedih bukan karena apa yang menimpa kita tetapi karena biasanya kita menderita karena kata kata kita sendiri yang tak sesaui dengan kenyataan yang kini terjadi pada kita. 

Keempat, jadilah diri sendiri yang utuh. Sebagian dari kita lebih suka menjadi orang lain, kita begitu pandai menutupi dan mengingkari kelemahan yang ada pada diri kita. Padahal siapapun di dunia ini tak akan penah bisa bertahan untuk menjadi diri yang lain, hati kita selalu memberi bimbingan agar kita kembali menjadi diri yang paling sesaui dengan karakter kita. 

Maka dari itu kenali diri sendiri lebih dalam, hindari kebiasaan menjadi diri yang palsu karena kelak semua itu akan mendatangkan kerugian dan menyeret kita pada kesedihan tak terhingga. 

Kelima, segera bergabung dalam komunitas atau organisasi sosial. Apapun bentuk organisasinya asa itu bernilai positif maka tak ada salahnya kita bergabung menjadi anggota. Orang akan lebih banyak menerima kesedihan kalau tak pernah memiliki teman atau berinteraksi dengan lebih banyak orang. Orang yang ati dengan organisasi kadang suka merasa kalau dirinya yang paling benar, paling hebat dan paling paling yang lain. Sikap seperti ini jika terus melekat pada diri maka cepat atau lambat akan mendatangkan kesedihan dan menghinakan diri sendiri. 

Keenam. Lihat dan tinjau kembali cara kita dalam membina hubungan, apakah selama ini kita lebih banyak meminta atau memberi ? Orang yang lebih banyak meminta biasanya lebih banyak mengalami kesedihan dan kesengsaraan hidup. 

Sementara jika kita melatih diri untuk terus memberi sesuai kadar kemampuan kita maka energi positif akan selalu menemani hidup, saat kesedihan melanda akan datang banyak dukungan positif dari orang orang yang kita cintai. Apalagi yang kita perlukan kalau bukan semangat dari orang orang terdekat, kita pada dasarnya menjadi kuat karena adanya pengaruh positif yang mengelilingi hidup kita. Kekuatan itu bisa berasal dari teman teman kita, orang tua, kekasih, dan tokoh tokoh besar yang kisahnya begitu memotivasi kita menjadi lebih baik. 

Ketujuh, Segera kembali kepada Tuhan. Orang yang hidup tanpa Tuhan sama saja debu yang terus bertebangan tanpa arah yang jelas. Orang yang menganggap bahwa kehadiran Tuhan hanya jadi penghalang ambisinya maka suatu hari akan mendapati dirinya dalam kehinaan.

Tuhan, adalah teman terbaik kita, yang paling layak kita prioritaskan dalam segala hal. Tuhan, adalah solusi terakhir untuk mengobati segala jenis kesedihan yang ada pada diri kita, hanya dengan kembali kepada ajaran ajaran Tuhan maka kita akan kuat dalam mengahadapi segala masalah yang mendatangkan kesedihan. 

Mari kita nomor satukan Tuhan dalam hati kita, mari kita puji kembali kebesaran dan kuasa Tuhan dengan segala kedahsayatannya jika saat ini kita termasuk orang orang yang lupa jika Tuhan itu ada dalam hidup ini. Bagaimana sahabat www.gagal.id, apakah tulisan ini cukup berguna untuk sahabat atau kualitasnya tak jauh dari tulisan sampah? 

Jika memang berguna maka bagikan ke teman teman anda yang ada di facebook, twitter, dan kirimkan lewat email atau ajak mereka berkunjung kemari. Jika berkenan penulis tunggu saran dan komentarnya. Terima kasih

100 Orang Sudah Membaca Ini

Tabungan yang paling menguntungkan

Saat anda bertanya sebenarnya tabungan yang paling menguntungkan seperti apa, karena hampir semua bank menyatakan jika produk tabungan yang...

Order Jasa Kami? Cantumkan No HP dan Rincikan Rencana Anda

Nama

Email *

Pesan *