Bukalapak.com bersaing dengan OLx

Bukalapak.com bersaing dengan OLx -Bukalapak merupakan salah satu pasar daring (online marketplace) terkemuka di Indonesia (biasa dikenal juga dengan jaringan toko daring yang dimilikinya.

Bukalapak.com pada awalnya adalah sebuah startup (perusahaan rintisan). Namun siapa yang menyangka, meski baru seumur jagung, Bulapak.com berhasil mendapa[[[[tkan investor dari dalam negeri dengan nilai ratusan milyar rupiah.

Founder sekaligus CEO Bukalapak.com, Achmad Zaky, berbagi cerita kepada pembaca Tekno Liputan6.com mengenai awal mula ia tertarik mendirikan situs belanja online ini.

Idenya adalah membuat sesuatu yang bermanfaat buat orang banyak. Di awal tahun 2010 akhirnya website itupun diluncurkan. Modal awalnya ternyata berasal dari kantong sendiri bersama beberapa temannya, dengan cara menyisihkan sebagian pendapatan yang mereka dapat dari mengerjakan proyek-proyek.

Animo masyarakat terhadap situs e-commerce ini ternyata positif. Berawal dari dua orang di sebuah garasi kecil, satu tahun kemudian Bukalapak.com memiliki tim 5 orang. Dan kini situs jual beli dengan slogan 'jual-beli online mudah dan terpercaya' ini sudah memiliki sekitar 90 orang karyawan.

Bukalapak.com mempunyai misi untuk meningkatkan kualitas UKM di Indonesia, salah satunya karena strategi penjualan di UKM masih kurang terarah. Pada awal berdiri, ternyata yang menyambut positif Bukalapak.com adalah UKM, pedagang-pedagang kecil.

Toko online Bukalapak menargetkan transaksi hingga akhir 2015 mencapai Rp 2 triliun. Target ini diharapkan bisa terwujud dengan memanfaatkan dana invetasi yang digelontorkan oleh PT Kreatif Media Karya (KMK Online) yang merupakan anak perusahaan EMTEK Group.

“Tahun ini kami optimistis transaksi per bulannya bisa naik delapan kali lipat dibandingkan tahun lalu,” ujar Chief Executive Officer Bukalapak, Achmad Zaky di Jakarta, Rabu, 4 Februari 2015.

Kenaikan trafik Bukalapak diharapkan dapat mencapai empat kali lipat. Adapun hingga Desember 2014, situs ini dikunjungi oleh 10 juta pengunjung per bulannya.

Untuk mewujudkan target, perusahaan menerapkan dua strategi. Pertama dengan memperluas basis pedagang yang menjual barang di Bukalapak. Selanjutnya dengan mendorong pemasaran lewat media sosial dan situs pencarian.

Zaky menyebutkan, barang yang paling banyak dibeli konsumen di Bukalapak adalah telepon genggam. Selanjutnya adalah fashion dan produk yang berkaitan dengan hobi. “Sekarang yang sedang tren adalah cincin batu akik,” ucapnya.

Adapun untuk membangun kepercayaan konsumen, perusahaan menggandeng mitra logistik dan pedagang terpercaya. Pada saat pembeli bertransaksi, secara otomatis dana akan diterima oleh Bukalapak. Setelah memastikan barang diterima konsumen, barulah pedagang menerima uang yang dibayarkan.

Metode pembayaran yang ditawarkan adalah transfer rekening, KlikBCA, Mandiri ClickPay, serta CIMB Clicks. Ada juga sistem pembayaran melalui platform yang khusus dibuat oleh Bukalapak.

Bukalapak memperoleh suntikan dana kategori Seri B dari EMTEK. Situs Investopedia menyebutkan, Seri B merupakan investasi yang diberikan bagi perusahaan perintis setelah mencapai valuasi yang lebih tinggi dibandingkan saat awal didirikan. Sayangnya, tidak terungkap secara pasti berapa dana yang digelontorkan EMTEK.

Animo terbesar datang dari UKM karena mereka tidak memiliki banyak uang dan peluang ada di internet, pasarnya juga luas.

"Sampai sekarang pun kami masih fokus di UKM. Online justru menjadi surganya UKM. Keunikan Bukalapak justru UKM ini, kita sekarang punya 190 ribu seller (pedagang online) dan itu terbesar di Indonesia," katanya.

100 Orang Sudah Membaca Ini

Tabungan yang paling menguntungkan

Saat anda bertanya sebenarnya tabungan yang paling menguntungkan seperti apa, karena hampir semua bank menyatakan jika produk tabungan yang...

Order Jasa Kami? Cantumkan No HP dan Rincikan Rencana Anda

Nama

Email *

Pesan *